Laboratorium Material Sel Surya adalah pusat penelitian sel surya yang didedikasikan untuk pengembangan dan inovasi dalam teknologi sel surya atau panel matahari. Tujuan utama laboratorium ini adalah untuk mengeksplorasi dan meningkatkan material serta teknologi yang digunakan dalam konversi energi matahari menjadi energi listrik yang efisien dan terjangkau.
Fokus Penelitian
Material Sel Surya: Laboratorium ini mengkaji berbagai material yang dapat digunakan dalam sel surya, termasuk silikon kristalin, perovskite, dan material semikonduktor lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi konversi energi dan stabilitas material.
Desain dan Struktur Sel Surya: Penelitian di sini juga melibatkan pengembangan desain dan struktur baru untuk sel surya, seperti sel surya multilapis atau sel surya berbasis fleksibel. Inovasi dalam desain dapat meningkatkan kinerja dan aplikasi sel surya di berbagai lingkungan.
Teknologi Pembuatan: Laboratorium ini mengeksplorasi metode baru dalam pembuatan sel surya, termasuk teknik deposisi dan fabrikasi yang efisien. Pengembangan teknologi pembuatan yang lebih baik dapat menurunkan biaya produksi dan mempercepat adopsi teknologi sel surya.
Karakterisasi dan Pengujian: Fasilitas ini dilengkapi dengan alat-alat canggih untuk karakterisasi material dan pengujian kinerja sel surya. Ini termasuk spektroskopi, mikroskopi, dan pengujian efisiensi konversi energi untuk memastikan kualitas dan keandalan produk akhir.
Kolaborasi dan Aplikasi
Laboratorium Material Sel Surya sering kali berkolaborasi dengan industri diantaranya Nanocenter Indonesia, lembaga penelitian, dan universitas diantaranya ITB, UNPAD, UGM, UB, ITS, UNAIR, UKM, UNDIP, IPB untuk menerjemahkan penemuan ilmiah menjadi aplikasi praktis. Penelitian yang dilakukan di laboratorium ini dapat membantu mengurangi biaya energi terbarukan, meningkatkan ketersediaan energi bersih, dan mempromosikan keberlanjutan lingkungan.
Dengan fokus pada inovasi dan efisiensi, laboratorium ini berperan penting dalam pengembangan teknologi sel surya yang dapat mendukung transisi global menuju sumber energi yang lebih bersih dan terbarukan.
Eka Cahya Prima is a Professor in Materials Physics for Solar Energy (Scopus h-index 15). With this achievement, he is recognized as one of the youngest professors in Indonesia in the field of physics. Prof. Eka is actively developing research on solar-cell materials and renewable energy through the Solar Energy Materials Laboratory. The laboratory has become an important hub for renewable energy research at Universitas Pendidikan Indonesia and facilitates collaboration across institutions.